
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia, Desa Kudu, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, menyelenggarakan lomba tumpeng. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan kemerdekaan yang meriah dan penuh semangat kebersamaan.
Lomba tumpeng merupakan salah satu tradisi yang sering dilombakan dalam perayaan HUT RI di berbagai daerah. Tumpeng, yang dikenal sebagai hidangan khas Nusantara, terdiri dari nasi kuning berbentuk kerucut, ditemani lauk pauk yang melambangkan kelimpahan dan rasa syukur. Lomba ini tidak hanya menampilkan keindahan tumpeng dari segi penampilan, tetapi juga menggambarkan kreativitas serta rasa cinta masyarakat terhadap budaya lokal.
Lomba tumpeng di Desa Kudu berhasil menarik partisipasi yang antusias dari berbagai kalangan, mulai dari ibu-ibu PKK, kelompok karang taruna, hingga masyarakat umum. Setiap peserta menampilkan tumpeng dengan variasi lauk dan hiasan yang unik, mulai dari sayuran, ayam, telur, hingga aneka rempah yang menambah keindahan dan cita rasa. Kreativitas dalam menghias tumpeng menjadi salah satu aspek penting yang dinilai oleh juri.

Penjurian dilakukan oleh para tokoh masyarakat dan ahli kuliner lokal yang memiliki pengetahuan mendalam tentang tumpeng. Kriteria penilaian meliputi keindahan tampilan, keunikan hiasan, cita rasa, serta kelengkapan unsur tradisional yang ada pada tumpeng. Setiap peserta berusaha menampilkan yang terbaik untuk mendapatkan predikat juara.
Selain menjadi ajang unjuk kreativitas, lomba tumpeng ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga Desa Kudu. Seluruh peserta dan penonton yang hadir merasakan suasana kekeluargaan yang hangat dan penuh semangat gotong royong. Acara ini tidak hanya memupuk rasa cinta tanah air, tetapi juga membangun kebanggaan terhadap warisan budaya lokal.
Lomba tumpeng HUT ke-79 RI di Desa Kudu, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, menjadi salah satu momen yang sangat dinantikan oleh warga. Kegiatan ini tidak hanya memperingati kemerdekaan Indonesia, tetapi juga melestarikan tradisi kuliner dan budaya lokal yang harus terus diwariskan kepada generasi muda. Semoga semangat kemerdekaan dan kebersamaan ini terus terjaga dalam setiap langkah menuju masa depan yang lebih baik.